Pelatihan Tilawah Al-Qur’an: Naghom Sika Dan Jiharka
admin
- 0
Pelatihan tilawah Al-Qur an diselenggarakan secara eksklusif untuk mendalami teknik pengembangan variasi irama naghom Sika dan Jiharka bagi para qari dan qariah muda berbakat. Program pembinaan suara ini dibimbing langsung oleh qari nasional senior yang mengajarkan cara pengaturan nafas, penjiwaan ayat suci, serta peralihan nada secara mulus. Peserta diajarkan menguasai tangga nada maqamat klasik agar bacaan Al-Qur’an terdengar merdu, syahdu, dan menyentuh jiwa pendengar. Pendalaman seni vokal Al-Qur’an ini diperkaya melalui pengembangan variasi irama bacaan Al-Qur an qari qariah pesantren.
Sesi latihan vokal dimulai dengan pemanasan suara, pelenturan pita suara, serta penyesuaian register nada rendah hingga tinggi secara konsisten. Santri berlatih melantunkan ayat-ayat pendek dengan berbagai variasi naghom secara bergantian di bawah pengawasan ketat instruktur. Koreksi langsung diberikan apabila terdapat kesalahan panjang pendek bacaan maupun ketidaktepatan cengkok lagu.
Seni membaca Al-Qur’an dengan tartil dan berirama indah merupakan tradisi mulia yang terus dilestarikan di lingkungan pondok pesantren nusantara. Keahlian melantunkan ayat suci menjadi daya tarik tersendiri dalam syiar Islam di berbagai acara peringatan hari besar keagamaan. Para santri dipersiapkan untuk mengikuti berbagai ajang musabaqah tilawatil qur an tingkat regional maupun nasional.
Uji kemampuan vokal dilaksanakan pada penghujung program pelatihan melalui haflah semaan Al-Qur’an terbuka di hadapan seluruh santri dan dewan asatidz. Penilaian juri didasarkan pada ketepatan tajwid, fashahah, keindahan suara, serta penguasaan variasi irama naghom. Pemberian sertifikat kelulusan diberikan kepada qari dan qariah yang memenuhi standar kualitas tinggi.
Pondok pesantren berkomitmen mencetak generasi Qur ani yang tidak hanya hafal isi kitab suci, tetapi juga piawai melantunkannya dengan seni bacaan yang memukau. Pembinaan seni tilawah Al-Qur’an menjadi salah satu program unggulan pembentukan karakter spiritual santri. Alunan ayat suci terus berkumandang menghidupkan suasana asri pesantren.
Pelatihan tilawah Al-Qur an dengan fokus naghom Sika dan Jiharka sukses melahirkan qari dan qariah handal berprestasi gemilang. Keindahan seni bacaan Al-Qur’an memperkuat syiar Islam yang damai dan menyejukkan hati. Pesantren terus mencetak penjaga kalam ilahi yang berbudi luhur.
